PRABU CHANNELS

Kamis, 16 April 2026

Bukti Komitmen Layanan Air Minum Terbaik,Perumdam Tirta Tarum Karawang Raih Tiga Penghargaan Bergengsi.


 

Bukti Komitmen Layanan Air Minum Terbaik, Perumdam Tirta Tarum Karawang Raih Tiga Penghargaan Bergengsi.

Karawang|www.Prabuchannels.com| Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tarum Kabupaten Karawang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih tiga penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Top BUMD Awards 2026. Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan air minum bagi masyarakat.

Direktur Utama Perumdam Tirta Tarum, Ade Dikdik Isnandar, menyampaikan bahwa sebagai perusahaan daerah yang bergerak di sektor penyediaan air bersih, pihaknya memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa komitmen dalam menghadirkan pelayanan terbaik terus diwujudkan melalui berbagai inovasi produk serta pemanfaatan teknologi digital untuk mempermudah akses layanan pelanggan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui layanan air bersih yang andal.

Dalam ajang Top BUMD Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Perumdam Tirta Tarum berhasil meraih penghargaan Top BUMD Bintang 5. Selain itu, Direktur Utama Ade Dikdik Isnandar dinobatkan sebagai Top CEO BUMD 2026, sementara Bupati Karawang Aep Syaepuloh meraih penghargaan sebagai Top BUMD Pembina 2026.

Untuk meningkatkan kualitas layanan, Perumdam Tirta Tarum terus melakukan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui skema investasi di sejumlah wilayah seperti Klari, Majalaya, Cikampek, dan Tegalwaru. Upaya tersebut dilakukan guna meningkatkan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas layanan kepada pelanggan.

Selain pengembangan infrastruktur, perusahaan juga memperkuat tata kelola melalui penyusunan pedoman internal seperti corporate manual, board manual, hingga standar operasional prosedur (SOP). Efisiensi operasional turut dilakukan dengan menekan tingkat kebocoran air atau Non-Revenue Water (NRW) agar distribusi air lebih optimal.

Dari sisi kinerja keuangan, Perumdam Tirta Tarum mencatat hasil positif dengan peningkatan pendapatan yang signifikan. Pada tahun 2025, perusahaan berhasil membukukan laba setelah pajak sebesar Rp17,25 miliar, dengan pendapatan meningkat dari Rp154,44 miliar pada 2024 menjadi Rp172,41 miliar. Peningkatan tersebut didukung oleh penambahan puluhan ribu sambungan pelanggan baru dalam beberapa tahun terakhir.

Perumdam juga menghadirkan berbagai inovasi layanan, salah satunya melalui program Rumah Air Taruma+ yang menyediakan depot air isi ulang dengan teknologi penyaringan modern sesuai standar kesehatan. Selain itu, layanan digital melalui aplikasi My Tirta Tarum turut memudahkan pelanggan dalam mengakses berbagai kebutuhan layanan air minum.

Dalam mendukung keberlanjutan lingkungan, Perumdam Tirta Tarum juga menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Salah satu langkah yang dilakukan yakni pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap sebagai sumber energi cadangan serta pelaksanaan berbagai program sosial untuk masyarakat.

Berbagai prestasi tersebut semakin memperkuat posisi Perumdam Tirta Tarum sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang adaptif dan berorientasi pada pelayanan publik. Dengan inovasi berkelanjutan serta penguatan tata kelola perusahaan, Perumdam Tirta Tarum optimistis mampu terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Karawang.

Gomez Gumilar|Red.

Rabu, 15 April 2026

Rapiudin Firdaus Terpilih sebagai Ketua KADIN Karawang pada MUKAB VIII Tahun 2026 di Hotel Mercure.



KARAWANG|www.Prabuchannels.com| Rapiudin Firdaus resmi terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kabupaten Karawang dalam Musyawarah Kabupaten (MUKAB) yang digelar pada Rabu, 15 April 2026. Penetapan tersebut menjadi puncak rangkaian agenda organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan baru.
Kegiatan MUKAB berlangsung di Hotel Mercure Karawang dengan dihadiri para pengurus, anggota KADIN, serta perwakilan dunia usaha di Kabupaten Karawang. Suasana forum berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan antar anggota.

Agenda utama dalam MUKAB kali ini adalah pemilihan ketua baru yang akan memimpin organisasi pada periode mendatang. Proses pemilihan dilaksanakan melalui mekanisme musyawarah yang mengedepankan prinsip demokrasi dan mufakat.

Dalam forum tersebut, Rapiudin Firdaus mendapatkan dukungan dari mayoritas peserta MUKAB. Dukungan tersebut mencerminkan harapan besar dari para anggota agar kepemimpinan baru mampu membawa organisasi ke arah yang lebih progresif.

Usai terpilih, Rapiudin Firdaus menyampaikan komitmennya untuk memperkuat peran Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kabupaten Karawang sebagai wadah bagi pelaku usaha. Ia menekankan pentingnya membangun sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah.

Selain itu, ia juga menegaskan akan mendorong peningkatan daya saing pelaku usaha lokal, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah tersebut dinilai penting untuk menghadapi tantangan ekonomi yang semakin dinamis.

MUKAB ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi program kerja sebelumnya serta merumuskan rencana strategis organisasi ke depan. Sejumlah isu terkait investasi, penguatan jaringan usaha, serta peningkatan kapasitas anggota turut menjadi pembahasan dalam forum.

Dengan terpilihnya kepemimpinan baru, diharapkan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kabupaten Karawang semakin berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Organisasi ini diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Karawang.

Gomez Gumilar|Red.

MUKAB KADIN VIII Karawang Resmi Dibuka, Nizar Sungkar Tekankan Peran Kemitraan bagi Ekonomi Daerah.



KARAWANG|www.Prabuchannels.com| Rabu 15 April 2026 Musyawarah Kabupaten (MUKAB) (KADIN) Kabupaten Karawang resmi dibuka di Resinda Hotel Karawang. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi sekaligus memperkuat peran dunia usaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua KADIN Karawang Aris Susanto menjelaskan bahwa yang hadir melebihi undangan hadir,bahkan banyak para UMKM yang hadir dan bergabung.


Acara pembukaan berlangsung dengan dihadiri sejumlah pengurus KADIN, pelaku usaha, serta perwakilan berbagai sektor industri yang ada di Kabupaten Karawang. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah.


Dalam sambutannya, Ketua KADIN Jabar Nizar Sungkar, menegaskan pentingnya kemitraan strategis antara pelaku usaha dengan berbagai pihak. Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi serta membuka peluang investasi yang lebih luas di wilayah Karawang.

Ia menyampaikan bahwa KADIN memiliki peran vital sebagai jembatan antara pengusaha dan pemerintah. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, berbagai tantangan dunia usaha dapat diatasi secara bersama, sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat dan berdaya saing tinggi.

Lebih lanjut, Nizar Sungkar menekankan bahwa Kabupaten Karawang memiliki potensi besar di sektor industri, perdagangan, dan jasa. Oleh karena itu, peran kemitraan dinilai sangat penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi daerah berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pelaksanaan MUKAB KADIN ini juga menjadi ajang evaluasi program kerja organisasi serta perumusan langkah strategis ke depan. Para peserta diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif guna memperkuat peran KADIN dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin dinamis.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antar pelaku usaha di Karawang. Melalui forum tersebut, diharapkan tercipta jaringan bisnis yang kuat dan saling mendukung demi kemajuan ekonomi daerah.

Dengan dibukanya MUKAB KADIN Kabupaten Karawang secara resmi, diharapkan organisasi ini semakin berkontribusi aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Sinergi antara pengusaha, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Karawang.

Gomez Gumilar|Red.

Selasa, 14 April 2026

DUGAAN MAFIA SOLAR SUBSIDI DI PEDES, PENEGAK HUKUM DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.


AKPERSI KARAWANG MURKA! 

KARAWANG, JAWA BARAT| www
prabuchannels.com| Dugaan praktik mafia solar subsidi di wilayah Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, kembali memantik kemarahan publik. Kali ini, sorotan tajam datang dari Ketua DPC Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Kabupaten Karawang, Fery Maulana, yang secara terbuka mengecam keras lambannya penegakan hukum terhadap para pelaku utama.

Dalam pernyataan resminya, Fery Maulana menegaskan bahwa praktik penimbunan dan penyalahgunaan BBM subsidi bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan kejahatan serius yang merampas hak rakyat kecil dan merusak sistem distribusi energi nasional.

“Ini bukan lagi dugaan kecil. Ini sudah mengarah pada praktik mafia yang terstruktur, sistematis, dan diduga melibatkan jaringan yang kuat. Kalau dibiarkan, ini adalah bentuk pembiaran terhadap kejahatan,” tegasnya.

AKPERSI: HUKUM JANGAN TAJAM KE BAWAH, TUMPUL KE ATAS

Fery menyoroti adanya ketimpangan mencolok dalam penanganan kasus. Menurutnya, hingga saat ini yang tersentuh hukum hanya para pekerja lapangan seperti sopir dan pengendara, sementara pihak yang diduga sebagai pemilik modal, pengepul besar, hingga aktor intelektual justru masih bebas tanpa tindakan tegas.

 “Jangan sampai hukum di negeri ini hanya berani kepada yang kecil, tapi lumpuh di hadapan yang punya uang dan kekuasaan. Ini berbahaya bagi kepercayaan publik,” ujarnya dengan nada keras.

Ia juga mempertanyakan mengapa gudang yang diduga menjadi tempat penimbunan solar subsidi masih dapat beroperasi secara terang-terangan, meskipun informasi dan pemberitaan sudah beredar luas di masyarakat.

“Kalau memang aparat serius, tempat itu seharusnya sudah disegel. Tapi faktanya masih aktif. Ini menimbulkan kecurigaan besar, ada apa di balik semua ini?” lanjutnya.

DUA NAMA MUNCUL, AKTOR INTELEKTUAL DIMINTA DIUNGKAP

Dalam perkembangan informasi di lapangan, muncul dugaan bahwa pelaku berinisial "MDR hanya bertindak sebagai pengelola gudang, sementara kendali utama diduga berada di tangan sosok lain berinisial "SRG.

AKPERSI menilai bahwa pola ini merupakan ciri klasik kejahatan terorganisir, di mana aktor intelektual berada di belakang layar dan sulit disentuh jika tidak ada keberanian dari aparat penegak hukum.

“Kami mendesak aparat untuk tidak berhenti di pelaku lapangan. Bongkar sampai ke atas. Siapa pemilik modalnya, siapa pengendalinya, semua harus diungkap,” tegas Fery.

DUGAAN JARINGAN MELUAS, TAK HANYA DI PEDES

Lebih mengkhawatirkan, AKPERSI menerima informasi bahwa praktik serupa tidak hanya terjadi di Kecamatan Pedes, tetapi juga diduga berlangsung di beberapa wilayah lain di Kabupaten Karawang.

Hal ini memperkuat dugaan bahwa praktik mafia solar subsidi bukan insiden tunggal, melainkan jaringan yang telah berjalan lama dan terorganisir lintas wilayah.

“Kalau ini benar terjadi di lebih dari satu kecamatan, berarti ini bukan lagi kasus biasa. Ini jaringan. Dan jaringan seperti ini tidak mungkin berjalan tanpa ada yang melindungi,” ungkapnya.

LANGGAR UU MIGAS, ANCAMAN 6 TAHUN PENJARA

AKPERSI menegaskan bahwa praktik ini jelas melanggar hukum, sebagaimana diatur dalam:

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, Pasal 55
Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014

Pelanggaran terhadap aturan tersebut dapat dikenakan pidana penjara hingga 6 tahun serta denda maksimal Rp60 miliar.

Namun ironisnya, hingga kini belum terlihat langkah tegas terhadap pihak-pihak yang diduga sebagai pelaku utama.

AKPERSI ANCAM KAWAL HINGGA NASIONAL

Sebagai bentuk keseriusan, AKPERSI Karawang menyatakan tidak akan tinggal diam. Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari aparat penegak hukum, pihaknya siap membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi, bahkan hingga nasional.

“Kami akan kawal kasus ini sampai tuntas. Jika perlu, kami akan bersuara ke tingkat pusat. Ini bukan hanya soal Karawang, ini soal keadilan dan marwah hukum di negara ini,” tegas Fery.

PESAN KERAS: JANGAN BIARKAN NEGARA DIKALAHKAN MAFIA

Di akhir pernyataannya, Fery Maulana menyampaikan pesan keras yang menggambarkan kegelisahan masyarakat saat ini.

“Jangan biarkan negara kalah oleh mafia. Jangan biarkan hukum diperjualbelikan. Kalau ini terus terjadi, maka yang hancur bukan hanya sistem, tapi juga kepercayaan rakyat.”

Kasus ini kini menjadi ujian nyata bagi aparat penegak hukum. Publik menanti: apakah keberanian akan berpihak pada kebenaran, atau kembali tunduk pada kekuatan uang di balik layar.

Gomez Gumilar|Red.

Polres Karawang Beri Penghargaan kepada Personel Berprestasi atas Kinerja Ungkap Kasus dan Pelayanan Publik.


KARAWANG|www.Prabuchannels.com| Jajaran Polres Karawang memberikan penghargaan kepada personel berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kapolres Karawang, Fiki N. Ardiansyah, dalam sebuah upacara resmi yang digelar di lapangan apel Mapolres Karawang, Senin (13/4/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran personel dari berbagai satuan.

Sebanyak 12 personel gabungan dari unsur TNI dan Polri serta empat unit kerja menerima penghargaan atas kinerja luar biasa yang dinilai melampaui tugas pokok. Apresiasi tersebut diberikan terutama atas keberhasilan dalam mengungkap sejumlah kasus kriminal menonjol dalam waktu cepat.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan institusi kepada anggota yang bekerja dengan dedikasi tinggi. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dalam waktu kurang dari 24 jam menjadi salah satu indikator utama pemberian penghargaan.

Salah satu unit yang mendapat sorotan adalah jajaran Reskrim di wilayah Telukjambe yang mampu menangkap pelaku tindak kriminal dalam waktu singkat setelah laporan diterima. Keberhasilan tersebut menunjukkan kesiapsiagaan serta profesionalisme aparat di lapangan dalam merespons setiap kejadian.

Selain di bidang penegakan hukum, penghargaan juga diberikan kepada personel yang berperan dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Kinerja tim urai lalu lintas dinilai berhasil mengendalikan arus kendaraan selama masa mudik dan balik Lebaran.

Dalam kesempatan yang sama, satu personel Bhabinkamtibmas menerima penghargaan khusus berupa hadiah ibadah umroh. Penghargaan tersebut diberikan atas konsistensi dalam membuat laporan kegiatan masyarakat dengan jumlah tertinggi selama dua bulan berturut-turut.

Kapolres berharap pemberian penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga nilai-nilai pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Karawang.

Kegiatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh penerima penghargaan serta sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan soliditas antar personel dalam menjalankan tugas kepolisian.

Gomez Gumilar|Red.


Senin, 13 April 2026

DPD Partai PDIP Provinsi Jabar Gelar Pendidikan Politik dan Rapat Konsolidasi Internal dan Penyerahan SK Pengurus DPC PDIP Karawang.



KARAWANG |www.Prabuchannels.com|Senin 13 April 2026 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Barat menggelar kegiatan pendidikan politik yang dirangkaikan dengan rapat konsolidasi internal serta Penyerahan SK Pengurus DPC PDIP Karawang di Indo Alamsari Resto, wilayah Wadas, Kabupaten Karawang. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus partai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Kegiatan pendidikan politik ini menjadi bagian dari upaya partai dalam memperkuat pemahaman ideologi serta meningkatkan kapasitas kader dalam menjalankan tugas-tugas organisasi. Para peserta diberikan pembekalan terkait nilai-nilai perjuangan partai serta wawasan kebangsaan.

Selain pendidikan politik, agenda utama lainnya adalah rapat konsolidasi internal guna memperkuat soliditas antarstruktur partai. Konsolidasi dinilai penting untuk menjaga kekompakan serta memastikan jalannya roda organisasi secara efektif dan terarah.

Dalam forum tersebut, ketua pengurus DPC PDIP Karawang DR.Anwar Hidayat S.H.M.H. menekankan pentingnya sinergi antara pengurus di semua tingkatan. Kolaborasi yang baik antarstruktur partai diharapkan mampu memperkuat basis organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

Peserta rapat juga mendapatkan arahan dari  perwakilan Ketua DPD PDIP Provinsi Jabar Toto Suripto mengenai strategi penguatan jaringan kader serta peningkatan komunikasi politik dengan masyarakat. Pendekatan yang responsif terhadap kebutuhan warga menjadi salah satu prioritas dalam menjalankan peran politik partai.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi terhadap program kerja yang telah dilaksanakan sebelumnya. Setiap perwakilan struktur diberikan kesempatan untuk menyampaikan laporan perkembangan serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Suasana rapat berlangsung dinamis dengan adanya diskusi dan pertukaran gagasan antar peserta. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun langkah strategis organisasi ke depan.

Melalui kegiatan pendidikan politik dan konsolidasi internal ini, diharapkan seluruh kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Barat semakin solid, disiplin, dan siap menjalankan peran politik secara profesional demi mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat..ujar Pipik Taufik Ismail salah satu Wakil DPD Jabar dan Korwil Dapil 10(Karawang - Purwakarta).

Gomez Gumilar| Red.

AKSI “JUMAT KERAMAT”, LSM GEMPITA DESAK POLISI USUT TUNTAS KEBAKARAN SUMUR MINYAK ILEGAL DAN COPOT KAPOLSEK KELUANG




Sekayu | www.Prabuchannels.com | Gelombang protes terhadap lambannya penanganan kasus kebakaran sumur minyak ilegal di Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, kian memanas. LSM GEMPITA memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran bertajuk “Jumat Keramat”.

Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat mendatang, dengan titik kumpul di lapangan depan Stadion Sekayu, sebelum massa bergerak menuju Mapolsek Keluang.

Koordinator aksi, Mauzan, menegaskan bahwa demonstrasi ini merupakan bentuk akumulasi kekecewaan masyarakat atas tidak adanya kejelasan hukum dalam serangkaian kasus kebakaran sumur minyak ilegal (illegal drilling) yang terus berulang di wilayah tersebut.

“Kami melihat ada kejanggalan serius. Kebakaran terjadi berulang kali, bahkan dalam skala besar, namun hingga hari ini belum ada satu pun tersangka yang ditetapkan. Ini patut dipertanyakan,” tegas Mauzan.

Dalam aksi nanti, massa akan membawa berbagai atribut seperti mobil komando, spanduk, pengeras suara (toa), keranda mayat, serta ban bekas sebagai simbol matinya penegakan hukum. Aksi pembakaran ban di depan Mapolsek Keluang juga direncanakan sebagai bentuk protes keras terhadap kinerja aparat.

Tak hanya menuntut pengusutan kasus, massa juga secara terbuka mendesak pencopotan Kapolsek Keluang yang dinilai gagal menjalankan tugas.

“Copot Kapolsek Keluang. Jika tidak mampu menyelesaikan persoalan ini, sebaiknya mundur secara terhormat. Selama menjabat, selalu terjadi kebakaran besar akibat aktivitas minyak ilegal,” ujarnya.

Adapun tuntutan utama dalam aksi tersebut meliputi:

Mendesak pencopotan Kapolsek Keluang karena dinilai tidak mampu menangani persoalan

Menuntut pengungkapan perkembangan penyelidikan dan penyidikan secara transparan

Meminta penjelasan atas kendala yang menghambat penetapan tersangka

Mendesak penindakan tegas terhadap pelaku, termasuk pemodal dan aktor besar di balik praktik illegal drilling

Menuntut komitmen aparat penegak hukum untuk bekerja profesional tanpa tebang pilih


Aksi ini dipicu oleh sejumlah insiden kebakaran sumur minyak ilegal yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, yakni:

18 Februari 2026

9 Maret 2026

14 Maret 2026

31 Maret 2026


Dari rangkaian kejadian tersebut, hanya kasus kebakaran pada 31 Maret 2026 yang ditangani oleh Polda Sumatera Selatan, sementara tiga kasus sebelumnya hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti.

Insiden-insiden menyebabkan kerusakan lingkungan yang signifikan.

Massa menilai, jika kasus ini terus dibiarkan tanpa kejelasan hukum, maka kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum akan runtuh.

“Kepercayaan masyarakat sudah di titik nadir. Jika tidak ada tindakan nyata, maka wajar publik menduga ada pihak-pihak yang dilindungi. Ini bukan hanya soal kebakaran, ini soal keadilan,” tegas Mauzan.

Aksi “Jumat Keramat” ini diperkirakan akan melibatkan sekitar 100 orang atau lebih. Meski mengusung tekanan keras, massa menyatakan aksi akan tetap dilaksanakan secara tertib dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Gomez Gumilar|Red.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done