KARAWANG |www.Prabuchannels.com| Sabtu Malam 24 Oktober 2026 Pelestarian budaya Sunda kembali menjadi perhatian dalam gelaran Hajat Bumi di Dusun Sananga, Kelurahan Adiarsa, Kabupaten Karawang. Kegiatan yang melibatkan masyarakat setempat ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan sekaligus menjaga tradisi leluhur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan periode 2024–2029, Pipik Taufik Ismail, S.Sos., M.M., yang akrab disapa Kang Pipik, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Mengusung semangat “Ngaraksa Budaya, Ngamumule Jati Diri Sunda”, kegiatan Hajat Bumi tidak hanya menjadi perayaan tradisi, tetapi juga ruang kebersamaan bagi masyarakat untuk mengenang warisan leluhur yang memiliki nilai sosial dan budaya.
Hajat Bumi merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang masih dipertahankan oleh masyarakat Sunda. Tradisi ini mencerminkan rasa syukur, semangat gotong royong, serta hubungan harmonis antara masyarakat dengan lingkungan dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Kehadiran Kang Pipik dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan wakil rakyat dengan kehidupan sosial masyarakat. Pelestarian budaya dinilai perlu mendapat perhatian bersama, karena identitas suatu daerah tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui keberlanjutan nilai-nilai tradisi.
Di tengah arus modernisasi, keberadaan tradisi lokal menghadapi tantangan tersendiri. Karena itu, keterlibatan generasi muda menjadi salah satu faktor penting agar kesenian, adat istiadat, serta nilai luhur masyarakat Sunda tidak terputus oleh perubahan zaman.
Selain sebagai ajang pelestarian budaya, Hajat Bumi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa tradisi dapat menjadi kekuatan sosial untuk menjaga kerukunan dan solidaritas di lingkungan masyarakat.
Sebagai wakil rakyat tingkat provinsi, Kang Pipik diharapkan dapat terus mendorong perhatian terhadap aspirasi masyarakat, termasuk upaya menjaga dan mengembangkan potensi kebudayaan lokal di Kabupaten Karawang.
Dukungan terhadap pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, wakil rakyat, tokoh adat, komunitas budaya, hingga masyarakat dan generasi muda.
Hajat Bumi di Dusun Sananga menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah perlu berjalan beriringan dengan pelestarian identitas budaya. Merawat tradisi bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan menjaga jati diri sekaligus mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi mendatang.
Ngaraksa budaya, ngamumule jati diri Sunda — menjaga warisan leluhur demi masa depan budaya yang tetap hidup dan bermartabat.
Gomez Gumilar|Red.