Karawang|www.Prabuchannels.com|Senin 08 Juni 2026 Viralnya video yang diduga memperlihatkan pesta pasangan sesama jenis di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Karawang menuai perhatian serius dari berbagai kalangan. Menyikapi hal tersebut, Sekretaris DPC Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Kabupaten Karawang, Sekda DPC AKPERSI Karawang Gumilar, mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak peraturan untuk bertindak tegas serta mengusut tuntas dugaan peristiwa tersebut.
Menurut Gumilar, keresahan masyarakat yang muncul akibat beredarnya video tersebut tidak boleh dianggap sebagai isu biasa. Pemerintah daerah bersama instansi terkait harus segera memastikan fakta di lapangan dan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku apabila ditemukan adanya pelanggaran.
"Kami menghormati proses hukum dan asas praduga tak bersalah. Namun, pemerintah tidak boleh tutup mata terhadap keresahan masyarakat. Jika memang terbukti ada pelanggaran terhadap peraturan daerah maupun ketentuan operasional tempat hiburan malam, maka harus ada tindakan yang tegas dan transparan," ujar Gumilar, Senin (8/6/2026).
Ia menilai, keberadaan tempat hiburan malam harus tetap berada dalam koridor hukum serta menghormati norma dan aturan yang berlaku di Kabupaten Karawang. Jangan sampai tempat usaha yang memiliki izin justru menjadi sumber polemik dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Gumilar juga mengapresiasi langkah cepat Satpol PP Kabupaten Karawang yang telah melakukan pemanggilan terhadap pihak pengelola untuk dimintai klarifikasi. Namun, ia berharap proses tersebut tidak berhenti pada tahap pemeriksaan administratif semata.
"Kami mendukung langkah Satpol PP dan berharap prosesnya dilakukan secara profesional, objektif, serta terbuka kepada publik. Jangan sampai ada kesan pembiaran atau perlakuan berbeda terhadap pihak tertentu," tegasnya.
Menurutnya, penegakan aturan harus dilakukan tanpa pandang bulu demi menjaga ketertiban umum dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Selain itu, Gumilar mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia mengimbau agar publik menyerahkan proses pembuktian kepada pihak berwenang, sembari tetap mengawal jalannya penanganan kasus tersebut.
"AKPERSI Karawang mengajak semua pihak untuk menghormati proses yang sedang berjalan dan tidak menyebarkan informasi yang dapat memperkeruh suasana. Namun, kami juga meminta agar hasil pemeriksaan nantinya disampaikan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat," katanya.
SEKDA AKPERSI Karawang Gumilar menambahkan, peristiwa ini harus menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan terhadap operasional tempat hiburan malam di Kabupaten Karawang agar seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
"Kami berharap Karawang tetap menjadi daerah yang aman, tertib, dan menghormati aturan hukum. Siapa pun yang terbukti melanggar harus bertanggung jawab sesuai mekanisme yang berlaku, sementara yang tidak terbukti juga harus mendapatkan kepastian hukum yang adil," pungkasnya.
Hingga saat ini, proses penelusuran oleh Satpol PP Kabupaten Karawang masih berlangsung dan publik menantikan hasil klarifikasi serta langkah lanjutan dari pemerintah daerah terkait video viral yang menjadi perhatian masyarakat tersebut.
Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Karawang, Gumilar.
# AKPERSI Karawang Desak Pemkab dan Aparat Bertindak Tegas, Jangan Biarkan THM Jadi Tempat Aktivitas yang Resahkan Masyarakat
**Karawang** – Viralnya video yang diduga memperlihatkan pesta pasangan sesama jenis di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Karawang menuai perhatian serius dari berbagai kalangan. Menyikapi hal tersebut, Sekretaris DPC Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Kabupaten Karawang, Gumilar, mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak peraturan untuk bertindak tegas serta mengusut tuntas dugaan peristiwa tersebut.
Menurut Gumilar, keresahan masyarakat yang muncul akibat beredarnya video tersebut tidak boleh dianggap sebagai isu biasa. Pemerintah daerah bersama instansi terkait harus segera memastikan fakta di lapangan dan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku apabila ditemukan adanya pelanggaran.
"Kami menghormati proses hukum dan asas praduga tak bersalah. Namun, pemerintah tidak boleh tutup mata terhadap keresahan masyarakat. Jika memang terbukti ada pelanggaran terhadap peraturan daerah maupun ketentuan operasional tempat hiburan malam, maka harus ada tindakan yang tegas dan transparan," ujar Gumilar, Senin (8/6/2026).
Ia menilai, keberadaan tempat hiburan malam harus tetap berada dalam koridor hukum serta menghormati norma dan aturan yang berlaku di Kabupaten Karawang. Jangan sampai tempat usaha yang memiliki izin justru menjadi sumber polemik dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Sekda AKPERSI Karawang Gumilar juga mengapresiasi langkah cepat Satpol PP Kabupaten Karawang yang telah melakukan pemanggilan terhadap pihak pengelola untuk dimintai klarifikasi. Namun, ia berharap proses tersebut tidak berhenti pada tahap pemeriksaan administratif semata.
"Kami mendukung langkah Satpol PP dan berharap prosesnya dilakukan secara profesional, objektif, serta terbuka kepada publik. Jangan sampai ada kesan pembiaran atau perlakuan berbeda terhadap pihak tertentu," tegasnya.
Menurutnya, penegakan aturan harus dilakukan tanpa pandang bulu demi menjaga ketertiban umum dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Selain itu, Gumilar mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia mengimbau agar publik menyerahkan proses pembuktian kepada pihak berwenang, sembari tetap mengawal jalannya penanganan kasus tersebut.
"AKPERSI Karawang mengajak semua pihak untuk menghormati proses yang sedang berjalan dan tidak menyebarkan informasi yang dapat memperkeruh suasana. Namun, kami juga meminta agar hasil pemeriksaan nantinya disampaikan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat," katanya.
Sekda DPC AKPERSI Karawang Gumilar menambahkan, peristiwa ini harus menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan terhadap operasional tempat hiburan malam di Kabupaten Karawang agar seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
"Kami berharap Karawang tetap menjadi daerah yang aman, tertib, dan menghormati aturan hukum. Siapa pun yang terbukti melanggar harus bertanggung jawab sesuai mekanisme yang berlaku, sementara yang tidak terbukti juga harus mendapatkan kepastian hukum yang adil," pungkasnya.
Hingga saat ini, proses penelusuran oleh Satpol PP Kabupaten Karawang masih berlangsung dan publik menantikan hasil klarifikasi serta langkah lanjutan dari pemerintah daerah terkait video viral yang menjadi perhatian masyarakat tersebut.
Gomez Gumilar|Red.